PENDAHULUAN

Di era new normal ini untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi pandemi covid-19 ini banyak tren teknologi yang dikembangkan untuk mengurangi kontak fisik agar terhindar dari penyebaran virus convid-19 dengan tidak mengurangi suatu pelayanan dan nilai dari sebelum adanya pandemi ini.

Tren yang akan banyak dilakukan saat new normal berlangsung adalah perubahan belanja lewat online yang terus menjadi kebutuhan masyarakat. Aplikasi teratas yang dipilih sebagai toko belanja online adalah Shopee (85%), disusul Tokopedia (66%), Lazada (49%), Bukalapak (41%), JD.id (27%), Blibli (27%), dan lainnya (2%).

Sedangkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Mayoritas responden memilih HappyFresh (41%), Sayurbox (31%), FreshBox (15%), TaniHub (23%), TukangSayur.co (15%), Brambang (10%). Berikutnya, Wahyoo Mart (8%), Chilibeli (8%), Kecipir (7%), RegoPantes (6%), Etanee (6%), lainnya (3%), dan terakhir tidak menggunakan aplikasi untuk membeli bahan makanan (33%).

Terakhir adalah layanan pesan antar makanan apa yang dipilih. Ada urutan pertama adalah GrabFood (48%), lalu GoFood (51%), dan lainnya (1%). Anggaran yang dihabiskan untuk belanja melalui layanan tersebut, terbanyak menjawab antara Rp50 ribu-Rp100 ribu (59%), di bawah Rp50 ribu (30%), dan di atas Rp100 ribu (11%). Pembayaran dengan sistem digital akan semakin diminati karena efisien. Seperti pengunaan M-Banking, sms-Banking, penggunaan aplikasi ovo, dana, dan masih banyak lagi sistem pembayaran online lainya.

Selanjutnya, kerja dari rumah yang marak dilakukan akan menghasilkan teknologi pendukung. Seperti aplikasi yang dapat digunakan untuk kerja dari rumah adalah whatsApp, g-mail, zoom, google meet, youtube, Trello, google drive, dan ada jiga instagram dan facebook. Ada juga telemedicine atau pemakaian aplikasi layanan kedokteran digital akan semakin dibutuhkan untuk menghindari kontak langsung. tele-education dan pelatihan online selama pandemi covid-19 juga akan diminati. “Ini akan menjadi mainstream,”.

Selanjutnya, teknologi hiburan seperti film dan lagu daring menjadi tren usai pandemi. Seperti aplikasi film yang kini banyak kita temui sehingga tidak hatus pergi ke bioskop untuk menonton film yang terbaru, rantai pasok industri 4.0 untuk manufaktur. “Contohnya seperti big data, cloud computing, Internet of Things (IoT) akan lebih menjadi perhatian,”. Percetakan tiga dimensi (3D) yang belum luas digunakan di Indonesia juga berpotensi menjadi tren.

Terakhir adalah robot dan drone akan menjadi andalan untuk membantu mengurangi interaksi dan pekerjaan manusia. “Jadi tugas manusia yang berbahaya digantikan robot dan drone,”. Salah satunya adalah teknologi robot yang diterapkan di sebuah restoran sebagai penganti pelayan restoran. sebuah restoran di Maastricht, Belanda menggunakan robot sebagai pramusajinya. Robot-robot tersebut digunakan untuk melonggarkan pembatasan wilayah akibat virus corona. Tiga robot tersebut bernama Amy, Aker, dan James. Mereka bolak-balik untuk mengantarkan minuman kepada pengunjung di restoran itu, Jadi dalam new normal ini qkan menhasilkan teknologi teknologi baru yang berkembang dan mengantikan peran manusia agar mengurangi kontak fisik untuk menekan jumlah khasus covid-19 ini.

Bagaimana sob?

Apakah tertarik untuk mengembangkan dan mengunakan teknologi yang berkembang di new normal ini?

REFERENSI:
[1]. https://www.liputan6.com/lifestyle/read/4270235/restoran-di-belanda-gantikan-manusia-dengan-robot-pramusaji-saat-new-normal
[2]. https://yonulis.com/2020/03/19/teknologi-robot-pada-restoran-akankah-menimbulkan-kiamat-kecil-bagi-para-job-seekers/
[3]. https://m.detik.com/inet/cyberlife/d-4941981/7-aplikasi-andalan-untuk-kerja-dari-rumah-karena-corona
[4]. https://dailysocial.id/amp/post/sederet-aplikasi-belanja-online-terpopuler-selama-pandemi
[5]. https://katadata.co.id/amp/berita/2020/06/22/menristek-paparkan-10-tren-teknologi-selama-pandemi-covid-19

Sumber Gambar

Original Create By: Dicky Febriyandani R. & Amalia Hanifah Artya