PENDAHULUAN

Motion graphics adalah rangkaian gabungan desain-desain yang berbasis media visual dengan memasukkan berbagai elemen seperti ilustrasi, tipografi, fotografi, videografi, musik dengan menggunakan teknik animasi 2D atau 3D. Singkatanya motion graphics terdiri dari dua kata yaitu motion yang artinya ‘gerak’ dan graphics yaitu ‘grafis’. Nama motion graphics diperkenalkan oleh Trish dalam buku Chris Mayer, ketika membahas penggunaan Adobe After Effects dengan judul “menciptakan motion graphics”.

Sebelum perkembangan teknologi yang semakin meningkat proses pembuatan motion graphics dikerjakan dengan cara menyusun gambar secara berurutan hingga gambar-gambar tersebut menjadi satu kesatuan. Kemudian gambar tersebut dimanipulasi sehingga menampakkan suatu ilusi pergerakan.

Kini, seiring berkembangnya teknologi diciptakanlah sebuah perangkat lunak komputer yang mampu mengolah karya motion graphics secara digital. Seorang designer motion graphics hanya perlu menguasai sistem kerja perangkat lunak, namun metode pengerjaan menyusun gambar tidak ditinggalkan, sebab metode tersebut adalah prinsip dasar dari pembuatan motion graphics.

Seorang designer motion graphics harus memiliki skill yang dapat diandalkan untuk mengoperasikan berbagai software pendukung dalam pengerjaan motion grapichs. Menjadi seorang designer motion graphics adalah pekerjaan yang bergengsi pada era sekarang, selain karna hasil karya yang keren designer motion graphics dinilai sebagai orang yang memiliki kreativitas tinggi. Tidak hanya itu seorang designer motion graphics yang telah menguasai beberapa software menjadi nilai plus dalam pekerjaannya. Adapun software pendukung pengerjaan motion graphic sebagai berikut:

  1. Adobe Photoshop
    Adobe photoshop adalah sebuah software editor yang dikhususkan untuk mengedit foto atau gambar dan membuat efek. Adobe photoshop berguna untuk membuat objek, menciptakan grafis, menyunting gambar, menghapus background, juga dapat membuat storyboard. Selain itu ternyata adobe photoshop masuk kedalam daftar software pendukung membuat motion graphics. Photoshop dapat memberikan efek pergerakan pada grafis, walaupun efek yang terbilang sederhana. Photoshop cocok untuk pembuatan motion grapihcs yang tidak memerlukan banyak gerakan rumit. Misalnya ketika membuat bumper video yang umunya hanya memerlukan animasi pada logo, pergerakan huruf, dan perpindahan beberapa elemen grafis.
  2. Adobe Ilustrator
    Adobe ilustrator merupakan program untuk mengedit grafis terkemuka, software ini sangat cocok untuk pemula yang ingin membuat berbagai macam aset grafis untuk motion graphics karna terbilang cepat dan mudah. Perannya adalah untuk membuat bahan pecahan animasi vektor, dan mengubah bentuk vektor untuk motion tweening. Sebuah istilah yang diterapkan pada cara seseorang membuat gerakan dengan hanya membingkai objek dari satu sisi bingkai ke titik lainnya. Motion tween sebuah jenis animasi yang menggunakan simbol, ikon, dan bentuk grafis lainnya untuk dibuat menjadi gerakan, mengubah pengaturan rotasi, ukuran, fade dan efek.
  3. Corel Draw
    Masih dalam konteks grafis, CorelDraw menjadi salah satu alternatif lainnya. CorelDraw adalah perangkat lunak yang dikembangkan oleh Corel untuk mengedit grafis vektor. Namun kelemahanya adalah CorelDraw tidak bisa membuat pergerakan, karna software ini lebih berfokus pada dunia grafis. Sedangkan kelebihannya adalah Corel Draw dapat membuat berbagai macam aset grafis yang nantinya dapat digunakan untuk membuat motion graphics atau sebuah GIF. Untuk membuat sebuah Gif pada CorelDraw terlebih dahulu buat grafisnya kemudian gunakan Animation Shop untuk mengubah data di file awal menjadi GIF. Animation shop adalah sebuah program yang memang berfungsi untuk memberikan efek animasi.
  4. Adobe Premiere
    Dalam proses pembuatan motion graphics, adobe premiere digunakan untuk memotong adegan dari file footage, color grading, menyatukan beberapa footage adegan, menyatukan antara audio dan visual, serta rendering video pada akhir pembuatan motion graphics. Kelebihan lainnya addalah dapat memberikan efek pergerakan grafis, foto, tulisan, membuat opening video dan transisi menarik dari aset grafis.
  5. Adobe After Effect
    Software ini berguna untuk melakukan komposisi objek dan menganimasikan per-adegan atau per-sequence. Kelebihan dari adobe after effect aalah plug in koreksi warnanya snagat lengkap. Namun kelemahannya hasil dari video yang telah dirender lewat adobe after effect memerlukan space memori yang besar.
  6. Adobe Flash Player
    Adobe flash player adalah software komputer yang digunakan untuk membuat gambar vektor maupun animasi 2D yang berbasis gambar vektor. Adobe flash player dapat membuat video motion graphics yang memukai dalam segi grafis dan pergerakannya. Kelebihannya adalah memiliki kemampuan untuk memberikan sedikit kode pemrograman untuk mengatur animasi yang ada didalamnya, kemudian hasil file dari software ini berukuran kecil. Adobe flash player dapat menjadi alternatif lain selain software After effect karena tampilan desain UI Adobe flash lebih simpel dan mudah dioperasikan daripada Adobe after effect.
  7. Maxon Cinema 4D
    Maxon cinema 4D adalah software yang bisa digunakan untuk membuat model 3D baik berupa animasi, teks 3D atau motion graphics yang dikembangkan oleh Maxon Computer. Software ini memiliki fitur khusus berupa animating, lighting, texturing, rendering, dan fitur umum lainnya. Saat ini terdapat empat apikasi inti dari Maxon cinema 4D yaitu Cinema 4D ‘prime’, versi ‘broadcast’ Cinema 4D, versi ‘visualize’ Cinema 4D, dan versi ‘studio’ Cinema 4D.

Created By: Ega Kuslia Sari

REFERENSI:
[1]. https://animasistudio.com/arti-dari-motion-graphic/ diakses 27 Juli 2020
[2]. https://www.defideff.com diakses 27 Juli 2020
[3]. https://fastwork.id/blog/software-desainer-motion-graphics diakses 27 Juli 2020
[4]. https://kreativv.com/film-animasi-video/motion-graphic-software/ diakses 27 Juli 2020
[5]. https://babaibnu.com/software-design-motion-graphic/ diakses 27 Juli 2020

Sumber Gambar