Author: Fakhri Hadi, Dini OctariRahmadia, Ferdian Hadi Nugraha, Nada Putri Bulan, Mustakim, Siti Monalisa

Publish: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri

Abstract:

Customer Relationship Management merupakan salah satu strategi yang dapat diterapkan untuk memperoleh nilai tambah bagi perusahaan, terkait di semua bagian perusahaan yang berhubungan dengan pelanggan. PT. Herbal Penawar Alwahidah Indonesia (HPAI) merupakan salah satu perusahaan bisnis halal network di Indonesia yang fokus pada produk-produk herbal. Tujuan dari proses segmentasi pelanggan adalah untuk mengetahui perilaku konsumen dan menerapkan strategi pemasaran yang tepat sehingga mendatangkan keuntungan bagi pihak perusahaan. Langkah-langkahnya dimulai dari mengumpulkan data transaksi customer, selanjutnya data prepocessing dengan memilih data yang dibutuhkan, kemudian mencari value customer dengan sesuai parameter Recency,Frequency dan Monetary (RFM). Proses selanjutnya adalah dengan mengelompokkan menggunakan metode K-Means. Terakhir, pelanggan akan di berikan usulan strategi marketing. Hasil yang didapatkan dari studi kasus PT.HPAI menunjukkan bahwa segmen pelanggan yang terbentuk adalah empat cluster yaitu cluster pertama berjumlah 4 pelanggan, cluster 2 berjumlah 339 pelanggan, cluster 3 berjumlah 200 pelanggan, dan cluster 4 berjumlah 8 pelanggan. Hasil strategi marketing ditentukan sesuai dengan karakteristik pelanggan di tiap-tiap clustering yang terbentuk.

Conclusion:

Penerapan data preprocessing dari 1518 data transaksi yang berisi 10 atribut (nofaktur,pelanggan,nama barang, Qty, Harga, Disc, PPn, Jumlah, Total Penjualan, Tanggal) menghasilkan 551 member denfan 3 atribut pendukung (Pelanggan, Tanggal, Total Penjualan). Kemudian hasilnya digunakan dalam penerpan model RFM, dimana nilai-nilai RFM itu di dapatkan berdasarkan data transaksi yang sudah diolah. Hasil RFM tersbut diolah kembali untuk menentukan Cluster menggunakan aplikasi SPSS sebagai penerpan Algoritma K-means, dimulai dari standarisasi data ke Zscore hingga menghasilkan 4cluster, yaitu Cluster pertama berjumlah 4 pelanggan, cluster 2 berjumlah 339 pelanggan, cluster 3 berjumlah 200 pelanggan, dan cluster 4 berjumlah 8 pelanggan.
Hasil analisi clustering pelanggan berdasarkan karkteristiknya membentuk menjadi 4 segmen sebagai berikut :
Cluster 1 : New Customers (Including High Value Loyal Customer
Cluster 2 : New Customers ( Frequency promotion customers)
Cluster 3 : Lost Customers ( Uncertain lost customers)
Cluster 4 : Potentian Customers ( Including potentian loyal customers).

Sumber Gambar