PENDAHULUAN

FreeCodeCamp merupakan nonprofit organization dengan mendapatkan keuntungan dari dukungan donasi. Tujuan mereka adalah membantu orang belajar code secara gratis melalui pelajaran, video, artikel, dan forum di seluruh dunia secara online.

FreeCodeCamp menyediakan sertifikasi online dengan menyelesaikan materi yang diberikan dalam waktu lebih dari 1.800 jam. Lebih dari 40.000 orang lulus sejak 2014. Dan banyak yang telah menemukan karir di perusahaan teknologi terkemuka. Hal ini memberikan pengalaman belajar yang lebih terfokus dengan menunjukkan kemajuan yang terakumulasi.

1. Metode Belajar di FreeCodeCamp

Metode belajar yang diberikan terdesain sangat jelas seperti kursus perguruan tinggi. Mereka menyajikan ide-ide baru seolah-olah pengguna belum pernah mendengarnya sebelumnya dengan banyak contoh.

Secara umum, cara terbaik untuk belajar kode adalah dengan pengalaman coding secara langsung. Dan freeCodeCamp memang memberikan peluang tersebut. Ada proyek di akhir setiap pelajaran. Dan kursus berfokus pada banyak keterampilan penting yang harus dikuasai oleh setiap programmer.

2. FreeCodeCampProgramming Kurikulum

FreeCodeCamp menawarkan 6 sertifikasi. Masing-masing membutuhkan sekitar 300 jam belajar. Semua kursus terdiri dari beberapa subbagian pelajaran baru. Setiap pelajaran memiliki tantangan dan kursus berakhir dengan menyelesaikan 5 proyek untuk menunjukkan apa yang telah dipelajari. Kursus berfokus pada pengembangan web. Materinya mencakup hal-hal berikut:

  • Desain Web Responsif: Kursus ini mencakup dasar-dasar web seperti HTML dan CSS, dengan desain terapan dan bagian ini ditujukan untuk menguasai flexbox dan grid CSS.
  • Algoritma JavaScript dan Struktur Data: Kursus ini mengajarkan JavaScript dan pemrograman secara umum. Ini mencakup konsep pemrograman dasar seperti debugging atau pemrograman berorientasi objek dan fungsional serta pelajaran spesifik JavaScript seperti ES6 dan Algoritma JavaScript.
  • Front End Libraries: Kursus freeCodeCamp ini mengajarkan beberapa teknologi front-end termasuk jQuery, React, Redux, dan Bootstrap.
  • Visualisasi Data: Kursus ini berfokus pada memvisualisasikan data, keterampilan penting bagi ilmuwan dan analis data, dengan teknologi seperti D3, JSON API, dan Ajax.
  • API dan Microservices: Kursus ini mengajarkan bagaimana menggunakan API dengan teknologi seperti Npm, Node, Express, MongoDB, dan Mongoose.
  • Keamanan Informasi dan Quality Assurance (QA): Kursus ini mencakup keterampilan yang penting di pasar, menggunakan Helm JS untuk pengujian keamanan dan Chai untuk pengujian QA.

Tetapi kursus dan sertifikasi gratis freeCodeCamp ini bukan satu-satunya sumber belajar yang mereka tawarkan. Di saluran YouTube freeCodeCamp, Anda dapat menemukan kursus dan tutorial gratis tentang berbagai topik pengkodean, termasuk bahasa pemrograman sesuai permintaan, seperti Python.

Kesimpulan

FreeCodeCamp adalah sumber yang luar biasa untuk pelajar mandiri atau otodidak. Dengan mengkompilasi semua informasi tentang pengkodean yang sering tersebar di internet menjadi pelajaran yang jelas dan terstruktur. FreeCodeCamp adalah tempat yang tepat untuk mulai belajar.

Sumber Gambar

REFERENSI:
https://careerkarma.com/blog/freecodecamp-review/