PENDAHULUAN

Delivery Optimization adalah salah satu fitur dari Windows 10, fitur ini berguna untuk mendapatkan update Windows dan aplikasi Windows store dari sumber diluar Microsoft. Hal ini membantu kita mendapatkan update serta aplikasi yang lebih cepat jika kita memiliki koneksi internet yang terbatas dan kurang dapat diandalkan. Fitur ini juga berfungsi sebagai membagikan apa yang telah kita update di Windows update ke PC lain dengan menggunakan jaringan lokal atau PC di internet, hal ini dapat menghemat kita dalam mengurangi jumlah internet bandwidth dalam menjaga PC yang kita punya agar selalu up-to-date.

Delivery Optimization merupakan bagian dari Windows update yang fungsinya secara sederhana dapat dijelaskan satu PC akan mendownload Windows dan store updates dari internet dan PC lain dari jaringan yang sama bisa mengambil uptade tadi tanpa mendownload ulang, hal ini dapat menghemat kita dalam penggunaan kuota internet.

APAKAH FITUR INI DIPERLUKAN ?

Pengguna yang menggunakan banyak PC tentunya ini berguna agar semua perangkat PC yang menggunakan Windows yang sama lebih up-to-date dan menghemat dalam penggunaan bandwidth internet. Cara kerja dari fitur ini Delivery Optimization mendownload update yang sama dan aplikasi yang kita dapatkan melalui Windows update dan Windows store. Delivery Optimization akan membuat cache lokal dan file store yang telah didownload dalam cache untuk waktu singkat. Windows kemudian mengirim bagian dari file-file ke PC lain pada jaringan lokal atau PC di internet yang mendownload file yang sama. Fitur ini tidak bisa digunakan untuk data di luar dari Windows update dan Windows store.

Bagaimana dengan yang menggunakan satu PC untuk kebutuhan pribadi? Apakah fitur Delivery Optimization ini diperlukan?. Dengan kegunaan dari fitur ini yang telah dijelaskan diatas, fitur ini kurang digunakan untuk yang hanya menggunakan satu PC.

Pada saat kita selesai melakukan Windows update, maka Delivery Optimization akan membuat chace yang siap dikirim atau digunakan untuk update di PC lain. Nah ini bagi kita yang menggunakan satu PC akan merasa kurang nyaman karena penyimpanan di PC kita akan berkurang. Pernahkah pada saat kita menyambungkan internet di PC menggunakan wifi atau hotspot tanpa melakukan aktifitas apapun di PC kita tetapi selang beberapa menit PC kita telah menggunakan lebih dari 1 GB data internet? Padalah kita telah melakukan Windows update. Bisa jadi ini karena Delivery Optimization sedang mendownload file update yang akan akan dibagikan ke perangkat yang menggunakan jaringan yang sama. Tentu ini sangat mengganggu terutama yang menggunakan kouta internet yang terbatas.

Kita bisa menonaktifkan Delivery Optimization ini agar lebih nyaman dalam menggunakan windows 10. Caranya sebagai berikut :

  1. Tekan tombol windows + R maka akan muncul menu Run dan tuliskan “services.msc”.
  2. Kemudian cari Delivery Optimization dan tekan stop.
  3. Selanjutnya dibagian startup type ganti menjadi manual atau disable.
  4. Selanjutnya tekan apply dan Delivery Optimization akan nonaktif.

Jika cara diatas memunculkan akses ditolak pada saat kita klik apply, maka bisa kita gunakan cara kedua :

  1. Tekan tombol windows + R maka akan muncul menu Run dan tuliskan “regedit
  2. Selanjutnya cari folder HKEY_LOCAL_MACHINE/ SYSTEM/ CurrentControlSet/Services/ DoSvc.
  3. Dibagian kanan cari start, klik dua kali.
  4. Kemudian di bagian value data ubah menjadi 4 kemudian klik ok.
  5. Restart PC dan Delivery Optimization telah nonaktif.

Cara menghapus chace Delivery Optimization agar penyimpanan menjadi lega sebagai berikut :

  1. Cari Windows update setting.
  2. Kemudian klik check storage.
  3. Kemudian klik temporary files.
  4. Cari Delivery Optimization cache dan ceklis kemudia klik remove files
  5. Chace berhasil di hapus.

Sumber Gambar

Created By: Izza Afkarina & Khairul Amri

REFERENSI:
[1]. https://www.techno.id/apps/mengenal-fitur-windows-update-delivery-
optimization-pada-windows-10-150802s.html
diakses 22 Juli 2020
[2]. https://www.septian.web.id/mengenal-apa-itu-delivery-optimization-files-windows10-html/ diakses 22 Juli 2020