Author : Mustakim

Publish : Jurnal Ilmiah Rekayasa dan Manajemen Sistem Informasi

Abstract :

Provinsi Riau telah merapkan program pemerintah Open Government Data (OGD) sebagai sarana keterbukaan informasi publik sejak 2013. OGD memiliki wadah yang cukup optimal dan maksimal dengan diluncurkannya website e-Government atau elektrik government. Website yang menjadi wadah informasi publik harus memiliki accesbillity, performance dan traffic yang baik, manfaat dari ketiga kriteria tersebut digunakan sebagai pengukuran kualitas website, dari hasil pengukuran tersebut accesbillity memiliki 62%, traffic 25% dan performace 13% yang dianalisis berdasarkan 37 kriteria dengan 25 website e-Government Riau. Pengukuransecara statistik memiliki standar deviasi 35,54%, untuk hasil pengukuran menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) dan metode Weighting Product (WP) masing-masing 13 dan 11 website perlu perbaikan danperubahan. Website terbaik dari hasil hybrid method adalah http://riau.bps.go.id/ dengan 11 website terendah. Konsistensi antara hasil keputusan SAW dan WP dengan standar deviasi dari 11 website terbaik hanya 7 website yang memiliki nilai statistik terbaik.

Kata kunci: accesbillity, e-government, open government data, performance, simple additive weighting, traffic, weighting product

Conclusion :

Dari uraian hasil dan anaisis pada penelitian ini dapat diambil beberapa kesimpulan bahwa website e-Government Provinsi Riau jika dilihat dari sisi accesbillity dirasakan telah sesuai dengan yang diharapkan yaitu 62%, memiliki lalu lintas data yang sedang sebesar 25% tetapi hanya memiliki 13% performance. Dengan demikian perlu dilakukan perubahan, pembenahan, dan peningkatan kualitas performance website e-Government Provinsi Riau. Berdasarkan nilaistandar deviasi statistik memiliki rata-rata untuk 25 website adalah 35,54 dengan nilai standar deviasi terbesar adalah 36,80 pada page speed dan 44,10 pada Yslow, terdapat 11 website yang berada diatas rata-rata standar deviasi.

Dilihat dari pengambilan keputusan dengan menerapkan metode SAW terdapat 13 website yang direkomendasikan untuk perbaikan, sedangkan pada metode WP terdapat 11 website dengan kriteria kurang layak dan dibawah standar rata-rata perhitungan metode. Masing-masing metode merekomendasikan bahwa website http://riau.bps.go.id/ merupakan website terbaik. Analisis lanjutan menerapkan hybrid method atau hybrid algorithm menyatakan bahwa 11 website dengan nilai terendah atau dibawah rata-rata untuk direkomendasikan perubahan, hasil hybrid method website dengan alamat http://bakesbangpol.riau.go.id/ merupakan website dengan kriteria terburuk untuk saat ini.

Sumber Gambar